SEMARANG — Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (SPs Undip) sukses menggelar acara Sharing Alumni Magister Sistem Informasi (MSI) pada Senin, 24 Agustus 2026. Bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung TTB-A Lantai 1, forum ini menghadirkan dua narasumber alumni yang membagikan wawasan mendalam seputar penyusunan riset berkualitas dan strategi menembus jurnal bereputasi internasional.

Sesi pertama dibuka oleh Dr. Migunani, S.Kom., M.Kom., Kepala Departemen Sistem Informasi Universitas Sains dan Teknologi Komputer. Dalam pemaparannya mengenai penentuan research gap, ia menekankan pentingnya bagi peneliti untuk terus memperbarui pengetahuan di bidang Sistem Informasi. Ia juga menegaskan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) saat ini tidak dapat dihindari, melainkan harus dijadikan alat bantu optimasi riset.

“Penentuan judul tesis hendaknya berpatokan pada 6 bidang ilmu inti (core) Sistem Informasi. Untuk menemukan gap penelitian yang kuat, mahasiswa disarankan membedah minimal 50 paper terindeks Q1 dan Q2 dari 5 tahun terakhir, serta memanfaatkan metodologi terstruktur seperti PICO/PICOC dan PRISMA,” papar Dr. Migunani.

Sementara itu, Reza Iqbal Pramudya, S.Kom., M.Kom., fresh graduate S2 Sistem Informasi Undip, membagikan pengalaman suksesnya menembus jurnal Q1 Computer Science Review dalam waktu lima bulan dengan dua kali major revision. Riset tersebut berawal dari tugas mata kuliah Metodologi Penelitian yang mengulas 157 jurnal.

Reza mematahkan anggapan bahwa publikasi Scopus hanya bisa dilakukan oleh peneliti senior atau yang mahir berbahasa Inggris. Menurutnya, pemanfaatan tools tata bahasa dan bantuan proofreader dapat mengatasi kendala bahasa, selama riset memiliki kontribusi ilmiah yang jelas meskipun berasal dari gap yang kecil.

“Perencanaan publikasi sebaiknya dimulai sejak semester pertama. Kunci menembus jurnal Q1 adalah kebaruan (novelty), topik yang tren dan mendukung SDGs, serta penguasaan substansi riset secara mendalam dengan struktur penulisan IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion),” jelas Reza. selain memberikan kebanggaan, rekam jejak Scopus ID menjadi modal penting bagi karier dan studi lanjut lulusan.

Acara yang berlangsung interaktif hingga pukul 11.30 WIB ini diharapkan dapat memotivasi seluruh mahasiswa MSI SPs Undip untuk lebih percaya diri dan terstruktur dalam menyelesaikan tugas akhir serta meraih publikasi internasional.